About me

All through my high school year, I found geography an interesting subject to learn because it taught me the relation between nature and human. My interest in geography began when I joined Indonesia National Science Olympiad in Geography 2014 and fortunately was awarded Silver Medal.

I committed myself to further teach geography to those who are currently preparing themselves for Geography Olympiad and National Training.

It is really my pleasure to help all of you. Please do not hesitate to ask me about geography and I will do my best on answering your questions. Just put the question on the form at the right corner :)

Minggu, 09 Desember 2012

10 Konsep Dasar Geografi

Ini merupakan materi awal-awal kelas 10. Terkadang tidak mudah untuk membedakan konsep-konsep geografi ini. Oleh karena itu, saya akan memberikan kata kunci dan contoh-contoh dari setiap konsep:

1. Lokasi
Lokasi terbagi menjadi 2, yaitu: lokasi absolut dan lokasi relatif.

-Lokasi absolut adalah lokasi yang tetap berdasarkan garis lintang dan garis bujur.

Lokasi absolut bersifat tetap dan tidak berubah.

-Lokasi relatif adalah lokasi yang dipengaruhi oleh daerah sekitarnya.

Contoh:
Lokasi absolut : Indonesia terletak di antara 6º LU – 11º LS dan 95º BT - 141º BT.

Lokasi relatif   : Mall A dekat dengan Mall B.


2. Jarak
Jarak juga terbagi menjadi 2, yaitu: jarak absolut dan jarak relatif.
Jarak absolut merupakan jarak yang sebenarnya yang dinyatakan dalam satuan geometris (meter).
Jarak relatif merupakan jarak yang dipengaruhi oleh faktor-faktor tertentu, misal : waktu & aksesbilitas

Contoh:
Jarak absolut : Sekolah X berjarak 1 km dengan lapangan bola.

Jarak relatif   : Jarak Jakarta-Bali 964,79 km dapat ditempuh menggunakan pesawat selama kurang lebih 1 jam 30 menit. Sementara Jakarta-Kep.Seribu 70,96 km yang ditempuh menggunakan kapal laut dapat memakan waktu lebih lama dari 1 jam 30 menit karena terkadang harus menunggu kapal. Jadi, berdasarkan konsep jarak relatif dapat kita simpulkan bahwa Jakarta-Bali lebih dekat daripada Jakarta-Kep. Seribu.

3. Keterjangkauan
Konsep keterjangkauan berkaitan dengan kondisi medan dan sarana/transportasi.

Daerah yang tidak memiliki transportasi/komunikasi yang memadai disebut daerah terpencil/terisolasi.

Contoh:
Gempa di kota B menimbulkan banyak korban jiwa karena evakuasi terlambat. Hal ini disebabkan oleh kondisi medan yang berbukit-bukit.

Berdasarkan kalimat tersebut, kita tahu bahwa kondisi medan yang berbukit-bukit menyebabkan keterlambatan proses evakuasi, sehingga memakan banyak korban jiwa.

4. Pola
Konsep pola berkaitan dengan pola persebaran.

Contoh:
Pemukiman penduduk di pedalaman cenderung memanjang di pinggir sungai.

5. Morfologi
Konsep morfologi merupakan bentuk muka bumi yang berkaitan dengan proses pembentukannya.

Contoh:
Pegunungan, dataran rendah, lembah

6. Aglomerasi
Gejala memusatnya objek pada suatu tempat.

Contoh:
- Glodok merupakan tempat Pecinan.
- Muncul kawasan perumahan elit di Pantai Indah Kapuk.

7. Nilai Kegunaan
Nilai suatu objek sangat tergantung dari orangnya yang menggunakan.

Contoh:
- Ombak besar di pantai menyulitkan nelayan untuk mencari ikan, tetapi sangat menguntungkan bagi peselancar.

8. Interaksi atau Interdependensi
Yang terpenting dari konsep ini adalah adanya hubungan timbal balik.

Contoh:
Desa sebagai penyedia tenaga kerja dan bahan mentah sedangkan kota sebagai pemasok barang-barang industri.

Berdasarkan kalimat tersebut, dapat kita ketahui hubungan desa-kota termasuk konsep interdenpendensi karena terjadi interaksi(hubungan timbal balik) antara desa-kota.

9. Diferensi Areal
Adanya perbedaan gejala.

Contoh:
-Suhu di kota Bandung berbeda dengan di Jakarta
-Sungai di Kalimantan berbeda dengan sungai di Jawa.

Intinya pada berbeda.

10. Keterkaitan Ruangan
Yang perlu diperhatikan dari konsep Keterkaitan Ruangan adalah

Ada gejala X karena ada gejala Y 

Konsep ini seperti sebab akibat

Contoh:

Ilalang tumbuh di daerah lapang tanpa pepohonan dan sinar matahari cukup.

Fenomena tersebut termasuk konsep Keterkaitan Ruangan.
Tumbuhnya ilalang kita anggap gejala X dan daerah lapang dan sinar matahari cukup sebagai gejala Y.
Ilalang tumbuh karena ada sinar matahari yang cukup dan daerah yang lapang tanpa pepohonan.


-Syera

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar